Sitename

Description your site...

Dukung Program Eradikasi Polio Sedunia, Sintang Gelar Imunisasi Polio

Dukung Program Eradikasi Polio Sedunia, Sintang Gelar Imunisasi Polio

KALAMANTHANA, Sintang, Kalbar – Dalam rangka mensukseskan program eradikasi polio sedunia, Sintang akan gelar Imunisasi Polio, sehingga pada tahun 2020 di dunia ini tidak ada lagi penyakit polio.

Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan Indonesia sendiri telah dinyatakan bebas dari polio pada Maret 2014. Namun, Indonesia pernah dilanda penyakit polio pada tahun 2005 di Sukabumi, hal tersebut merupakan kasus yang terbanyak. Kemudian pada tahun 2005-2006 masih banyak kasus lagi polio, terakhir terjadi di Kota Aceh, dan tepat pada 2006 kasus itu penyakit polio tidak pernah terjadi kembali.

Ia menambahkan, di dunia ini semuanya sudah terbebas dari penyakit polio, kecuali tiga negara yang masih terkena dampak seperti Nigeria, Afghanistan, dan Pakistan, yang sewaktu-waktu warga Negara tersebut bisa saja masuk ke Indonesia dengan membawa penyakit polio tersebut.

“Maka dari itu, Pekan Imunisasi Nasional ini sangat penting bagi kita semua untuk mencegah datangnya penyakit tersebut, sehingga balita-balita kita bisa hidup sehat,” kata Jarot, Senin.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) menargetkan sebanyak 43 ribu balita akan menjadi sasaran pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang berlangsung 8 – 15 Maret.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Hery Sinto Linoh di Sintang, Senin menuturkan, beberapa waktu lalu telah dilakukan sosialisasi terkait pelaksanaan PIN Polio ini.

Balita yang diimunisasi berusia dari 0 bulan hingga 59 bulan, tidak perduli apakah balita itu sudah imunisasi polio sebelumnya atau belum. “Tapi tetap diberi dengan menggunakan imunisasi tetes, setiap balita wajib 2 tetes,” kata Sinto.

PIN harus serentak dilakukan, kemudian tiga hari setelah itu dilakukan penyisiran, supaya cakupan merata di seluruhnya tanpa ada pilah pilih. “Lakukan imunisasi ini merata sampai ke seluruh kecamatan, desa, dusun maupun yang terdalamnya lagi, agar masyarakat Kabupaten Sintang terbebas dari ancaman penyakit polio,” kata Jarot yang berlatar belakang dokter itu.

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan