Sitename

Description your site...

Wah, Masih Ada 5 Prajurit Korem Ini di Ujung Tanduk karena Narkoba

Wah, Masih Ada 5 Prajurit Korem Ini di Ujung Tanduk karena Narkoba
Kol Arh Purwo Sudaryanto

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Kopda Joni Pahlewi dan Ardianto Setiawan tampaknya bukan anggota TNI-AD terakhir yang bakal dipecat dari Korem 102/Panju Panjung, Kalimantan Tengah. Masih ada lima anggota lain yang sedang menunggu nasib.

Komandan Korem 102/Panju Panjung, Kolonel Arh Purwo Sudaryanto seusai memimpin apel pemecatan kedua anggotanya itu, di Markas Korem 102/Panju Panjung di Palangka Raya, Senin (2/5/2016), mengakui masih ada lima prajurit lain yang kini sedang menghadapi masalah. Mereka masih dalam proses terkait penyalahgunaan narkoba.

Dia menegaskan, sekecil apapun yang dilakukan prajurit harus diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Apabila suatu tindakan tidak bisa ditoleransi, konsekuensinya akan ditindak tegas sampai pada proses pemecatan.

Purwanto berharap, dengan adanya sanksi tegas pimpinan yang diberikan kepada dua anggota TNI AD tersebut dapat dijadikan pelajaran moral bagi segenap prajurit jajaran Korem 102/Pjg. Sebab, keterlibatan mereka dalam narkoba, selain dapat merugikan satuan, juga berdampak bagi diri dan kehormatan keluarga.

Selain itu, Purwo Sudaryanto menambahkan masih ada lima prajurit TNI AD yang hingga kini masih dalam proses terkait penyalahgunaan narkoba.

Senin ini, dua anggota TNI AD dipecat akibat penyalahgunaan narkoba itu. Keduanya yakni Kopda Joni Pahlewi NRP 31980598380479 yang bertugas di Babinsa Koramil 1014-08/Kuala Jelai Dim 1014/Pbn Rem 102/Pjg di Pangkalan Bun dan Kopda Ardianto Setiawan NRP31990283860477 bertugas di Babinsa Koramil 1015-19/Pendahara Tws Dim 1015/Spt Rem 102/Pjg di Sampit.

Pemecatan dua anggota TNI AD ini adalah sebagai tindak lanjut dari keputusan Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin, yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Nomor : AMKHT/22/PM I-06/ AD/VIII/2015 tanggal 29 Agustus 2015 dan Nomor : AMKHT/40/PM I-06/ AD/XII/2015 tanggal 15 Desember 2015.

“Keputusan tersebut dikeluarkan sebagai suatu tindakan hukuman bagi yang bersangkutan akibat perbuatan pelanggaran yang dilakukan sekaligus realisasi dari komitmen Pimpinan TNI AD,” ucap Kolonel itu. (ant/ama)

Tags: , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan