Sitename

Description your site...

Kenapa Warga Kalbar Perbatasan Rame-rame Serahkan Senjata?

Kenapa Warga Kalbar Perbatasan Rame-rame Serahkan Senjata?

KALAMANTHANA, Pontianak – Masyarakat perbatasan Kalimantan Barat dan Malaysia ramai-ramai menyerahkan senjata api kepada aparat keamanan. Apa sesungguhnya yang terjadi?

Komandan Komando Resort Militer (Korem) 121/Alambhana Wanawai Brigjen TNI Widodo Iryansyah, menerima penyerahan 13 pucuk senjata api dari masyarakat Perbatasan RI-Malaysia Desa Gut Jaya Bhakti, Kabupaten Sintang.

“Saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kabupaten Sintang pada Rabu, kemarin, saya menerima penyerahan 13 pucuk senjata api dari Warga Desa Gut Jaya Bhakti Kecamatan Ketungau Tengah yang dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa Gut Jaya Bhakti Kasbilal di halaman Kantor Camat Ketungau Tengah,” kata Widodo di Pontianak, Kamis.

Penyerahan 13 pucuk senjata api yang terdiri dari 12 pucuk laras panjang dan satu pucuk laras pendek berupa pistol disaksikan Bupati Sintang Jarot, Dandim1205/Stg Letkol Inf Sulistyono, Muspika, tokoh agama, adat, masyarakat, dan ratusan warga Ketungau Tengah.

“Penyerahan senjata api merupakan wujud kesadaran hukum masyarakat Ketungau Tengah yang semakin meningkat bahwa memiliki senjata api ilegal merupakan tindakan melanggar undang-undang,” tuturnya.

Selain itu, penyerahan 13 senpi tersebut juga merupakan bentuk proaktif dari Bintara Pembina Desa dalam melakukan komunikasi sosial, dimana kedekatan aparat Babinsa dengan masyarakat dalam membantu mengatasi berbagai permasalahan memberikan keyakinan dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat.

Proses penyerahan senjata api seperti itu sebelumnya juga dilakukan oleh masyarakat perbatasan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu. Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti mengatakan, pihaknya telah menerima senjata api dari masyarakat perbatasan, Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu.

“Penyerahan Senpi oleh masyarakat di Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu itu diserahkan kepada Satgas Pamtas Yonif 312/Kala Hitam,” kata Tri Rana saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Kantor Pendam XII/Tanjungpura, Kecamatan Sungai Raya.

Tri Rana menuturkan, kronologis penyerahan tersebut dilakukan pada Senin, 2 Mei 2016 sekitar pukul 17.30 Wib, dimana Kopda Idah Kabul Haryanto, yang merupakan Wadan Pos Langau Satgas Pamtas Yonif 312/KH menerima penyerahan satu pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis penabur/patah dari warga Desa Langau Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu yang berinisial MM. (ant/akm)

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan