Sitename

Description your site...

Tradisi Adat Dayak Warnai Penyambutan Kapolres Baru Seruyan

Tradisi Adat Dayak Warnai Penyambutan Kapolres Baru Seruyan

KALAMANTHANA, Kuala Pembuang – Iringan musik tradisional khas Dayak yang meriah mengiringi penyambutan Kapolres Seruyan yang baru, AKBP Syahbuddin Nasution. Sejumlah tradisi adat Dayak mewarnai datangnya pimpinan baru jajaran Polres setempat.

Kedatangan Syahbuddin di tanah ‘Bumi Gawi Hatantiring’ disambut mantan Kapolres Seruyan AKBP Budi Satrijo beserta Bupati Seruyan Sudarsono, Perwira Penghubung Kodim 1050 Sampit Mayor Amar Nasution, Ketua DPRD Seruyan Ahmad Ruswandi dan Kejari Kuala Pembuang, Jumat (13/5/2016) itu.

Selesai penyambutan, Kapolres Syahbudin menjalani prosesi adat potong pantan. Prosesi adat ini dilaksanakan dan dipimpin Damang Adat Dayak setempat.

“Tradisi potong pantan ini bermakna untuk mencegah terjadinya hal-hal buruk bagi tamu atau orang yang baru dalam daerah ini,” kata Kabag Ops Polres Seruyan AKP Masharsono, di Kuala Pembuang.

Sebelum memotong pantan, jelas Kabag Ops, damang menanyakan perihal tujuan kedatangan tamu. Setelah pihak yang bersangkutan menjawab, kemudian damang mempersilakan Kapolres yang baru memotong pantan menggunakan mandau, senjata tradisional khas Dayak.

“Kepercayaan adat setempat, apabila kayu tersebut dipotong tanpa halangan, berarti tamu tersebut dapat diterima dan dilancarkan jalannya saat berkunjung ke sana. Begitupun sebaliknya, apabila tidak berhasil dipotong secara lancar, maka patut dipertanyakan perihal maksud kedatangan mereka,” terangnya.

Ketika pantan atau kayu terpotong, lanjut Masharsono, semua orang akan berteriak khas dayak. Mereka bergembira lantaran rintangan telah berhasil dilalui. Iringan tetabuhan musik pun kian keras, menandakan puncak tradisi potong pantan.  Setelah potong pantan telah lewat, damang dan mantir adat lalu mengoleskan bubuk putih di pipi atau minyak kelapa di ubun-ubun para tamu. Usai itu, tarian pesisir ‘Selamat Datang’ menambah meriah penyambutan mantan Kapolres Seram Bagian Barat tersebut.

“Setelah tarian kemudian dilanjutkan dengan tradisi pedang pora dan jabat tangan oleh seluruh jajaran Polres Seruyan,” katanya. (joe)

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan