Sitename

Description your site...

Benarkah Si Bejat Pemerkosa Ibu Kandung Itu dalam Keadaan Mabuk Berat?

Benarkah Si Bejat Pemerkosa Ibu Kandung Itu dalam Keadaan Mabuk Berat?
ilustrasi

KALAMANTHANA, Singkawang – Pihak Kepolisian Resor Singkawang mengamankan HJ alias IJ (50) yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap TD (71) yang juga merupakan ibu kandungnya sendiri. Betulkah saat melakukan perbuatan bejak itu tersangka dalam keadaan mabuk berat?

“Tersangka sudah kita amankan pada Kamis, di rumahnya sekira pukul 14.00 WIB, yang mana pada saat itu tersangka baru pulang dari tempatnya bekerja sebagai pekerja bangunan,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Sandi Alfadien Mustofa melalui Kapolsek Singkawang Timur, Iptu R Sudirman saat dihubungi dari Pontianak, Sabtu (4/6/2016).

Menurut keterangan, kejadian itu terjadi pada Rabu (2/6) sekitar pukul 17.00 WIB ketika IJ baru pulang dari Bengkayang. Begitu sampai di rumah, tersangka yang merupakan warga Kelurahan Nyarumkop Kecamatan Singkawang Timur ini langsung masuk dan mengetuk pintu kamar ibunya. “Saat pintu dibuka, tersangka langsung membaringkan ibunya dan menindihnya di tempat tidur,” ceritanya.

Usai mendapat perlakuan bejat dari buah hatinya sendiri, korban langsung lari ke rumah tetangga guna meminta perlindungan. Lantaran, tersangka sempat mengejar korban usai melakukan perbuatan yang tidak senonoh itu kepada ibunya.

“Korban seharian diamankan di rumah tetangga. Setelah malam, barulah korban memberitahukan kepada anak-anaknya atas kejadian itu,” ujarnya.

Sudirman menambahkan, IJ merupakan anak pertama korban. Sementara enam orang adik-adiknya sudah pisah rumah lantaran sudah berkeluarga.

“Jadi tersangka hanya tinggal berdua bersama ibunya. Yang lain sudah pisah rumah,” jelasnya.

Tersangka saat ini sudah dititipkan ke Polres Singkawang. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 285 KUHP, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Kepada sebuah media, Kasat Reserse Kriminal Polres Singkawang, AKP Edy Haryanto menyatakan tersangka mengaku dalam keadaan mabuk saat peristiwa itu terjadi. “Berdasarkan pengakuan tersangka, ia dalam keadaan mabuk usai menenggak arak dan terjadilah perbuatan itu,” katanya.

Tersangka mengaku menenggak arak sebelum pulang ke rumah. Saat itu, pelaku baru saja pulang dari Kabupaten Bengkayang. (ant/rio)

Tags: , , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan