Sitename

Description your site...

PDAM Barut Beberkan Penyebab Aliran Air Bersih Tak Lancar

PDAM Barut Beberkan Penyebab Aliran Air Bersih Tak Lancar
ilustrasi

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Daerah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, membeberkan kenapa terjadi ketidaknormalan pendistribusian air bersih saat ini di sejumlah kawasan penduduk di Muara Teweh. Penyebabnya tak lain karena mereka kekurangan daya listrik sebesar 345 kilo volt amper (KVA).

“Kita sekarang mengalami kekurangan daya. Kapasitas daya listrik yang diperlukan untuk menyalurkan air kepada para pelanggan sebesar 345 KVA, sedang kapasitas daya yang ada saat ini hanya 197 KVA. Penambahan Kapasitas 345 KVA ini sekaligus untuk jangka waktu 25 tahun mendatang,” kata Direktur Bagian Teknik PDAM Barito Utara, Agus Suryanto di Muara Teweh, Jumat (17/6/2016).

Menurut Agus, dalam rangka mengatasi kekurangan kapasitas daya listrik tersebut, pihaknya telah menemui pihak PLN Muara Teweh untuk penambahan daya listrik dan saat ini masih dalam proses. Dengan telah ditambahnya daya ini nantinya, maka pihaknya optimis pendistribusian air kepada para pelanggan PDAM dapat lebih baik lagi.

“Sekarang kita lakukan pendistribusian air secara bergiliran, dengan jadwal dua hari mati dan 1 hari jalan,” ucapnya.

Terkait mengenai keluhan pelanggan yang disampaikan kepada anggota DPRD mengenai naiknya pembayaran PDAM, sedangkan pendistribusian air PAM akhir-akhir ini tidak normal. Hal itu kemungkinan disebabkan saat air PAM tidak mengalir, tetapi pelanggan tersebut membuka kran ledingnya sehingga amper meternya tetap memutar atau jalan oleh angin.

“Oleh karena itu disarankan kepada pelanggan jika air PAM tidak mengalir, lebih baik mematikan dulu kran ledengnya dan setelah PDAM mengalir baru kran ledeng dibuka,” ujar Agus.

Sebelumnya Bupati Barito Utara, Nadalsyah memerintahkan jajaran PDAM untuk meningkatkan pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat di daerah itu. “Saya minta jajaran PDAM untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam mendistribusikan air bersih secara maksimal,” kata Nadalsyah.

Selain itu Bupati Barito Utara juga meminta PDAM melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap Pipa PDAM yang bocor,serta menyediakan cadangan pompa air untuk mengantisipasi kendala kerusakan mesin pompa yang ada.

Distribusi air bersih kepada masyarakat harus terpenuhi. Saat ini pemerintah mengembangkan jaringan sarana air bersih di kecamatan untuk melakukan percepatan penyediaan sarana PDAM dengan skala pelayanan yang lebih luas.

“Pelayanan aur bersih kepada warga di kota Muara Teweh jangan sampai menjadi keluhan karena terganggunya distribusi air ke masyarakat,” kata Nadalsyah. (ant/rio)

Tags: , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan