Sitename

Description your site...

Begini Cara Penajam Antisipasi Kemungkinan Lonjakan Penumpang Lebaran

Begini Cara Penajam Antisipasi Kemungkinan Lonjakan Penumpang Lebaran

KALAMANTHANA, Penajam – Dinas Perhubungan, Kebudayaan, Pariwisata dan Komunikasi Informatika Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bekerja sama dengan pengusaha angkutan menyediakan 215 armada darat dan laut untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus mudik maupun balik Lebaran 2016.

Kepala Dishubbudpar Kominfo Kabupaten Penajam Paser Utara Ady Irawan, mengatakan menyediakan 120 armada darat yakni, 60 unit armada angkutan umum dalam kota dan 60 unit angkutan umum trayek antarkota dalam provinsi.

Selain itu, Dishubbudpar Kominfo Kabupaten Penajam Paser Utara, juga menyiapkan 51 unit “speedboat” dan 44 kapal kayu atau klotok.

Ratusan armada darat maupun laut untuk angkutan lebaran itu disiapkan mulai tiga hari sebelum dan tiga hari setelah lebaran.

“Kami prediksi puncak lonjakan penumpang arus mudik terjadi pada sehari sebelum lebaran dan puncak arus balik pada dua hari setelah lebaran,” kata Ady Irawan.

Ia juga memperkirakan, dibanding tahun sebelumnya, lonjakan penumpang arus mudik dan arus balik Idul Fitri tahun ini akan meningkat hingga 30 persen.

Petugas Dishubbudpar Kominfo Kabupaten Penajam Paser Utara akan memantau kelayakan armada yang akan digunakan untuk melayani penumpang saat arus mudik dan arus balik lebaran tersebut.

“Kondisi layak beroperasi angkutan lebaran itu akan kami pantau untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan penumpang,” ujar Ady Irawan.

Sementara Kepala PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Penajam Paser Utara Rahmat, sebelumnya menyatakan instansinya menyiapkan 16 unit kapal feri untuk menghadapi arus mudik dan balik lebaran.

Jika terjadi antrean panjang, maka semua kapal yang ada tersebut akan dioperasikan untuk melayani penumpang arus mudik dan arus balik.

PT ASDP Penajam juga mengoperasikan dua dermaga kapal feri secara tetap dan konsisten menjalankan jadwal keberangkatan kapal feri dengan menetapkan waktu 20 menit untuk bongkar muat.

Antisipasi terjadinya lonjakan penumpang arus mudik dan arus balik lebaran, PT ASDP mengoperasikan kapal feri selama 24 jam dengan 50 trip. (ant/rio)

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan