Sitename

Description your site...

Setelah Dihadang ‘Wonder Woman Paringin’, AS Diringkus Polisi

Setelah Dihadang ‘Wonder Woman Paringin’, AS Diringkus Polisi

KALAMANTHANA, Paringin – Aparat kepolisian akhirnya bisa mengungkap sekaligus meringkus tersangka percobaan pencurian yang melukai nenek Budiah, “wonder woman” asal Paringin. Ternyata, tersangka masih satu desa dengan korban.

Tersangka pelaku percobaan pencurian dengan kekerasan itu adalah AS (20). Dialah yang pada malam-malam saat gelap, mengendap masuk ke rumah Sihanudin di Desa Baruh Bahinu Dalam, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Jumat (17/11). AS diringkus aparat reskrim Polsek Paringin bersama tim gabungan Polres Balangan pada Senin (20/11).

Terungkapnya identitas terduga pelaku yaitu AS (20) yang masih satu desa dengan korban Budiah (49) atas tindak percobaan pencurian dengan kekerasan tersebut berkat kegigihan personel Polres Balangan melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi yang didapat di lokasi dan penelitian barang bukti.

Setelah diketahui identitas terduga pelaku, tim gabungan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP ) dan berhasil membekuk pelaku tanpa perlawanan. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamakankan ke mako Polsek Paringin guna proses lebih lanjut.

Atas kejadian dan perbuatan terduga pelaku, AS dijerat dengan tindak pidana percobaan pencurian dengan kekerasan sebagaimana dalam rumusan pasal 365 KUHP Jo pasal 53 KUHPidana.

Kapolres Balangan AKBP Moh. Zamroni melalui Kasat Reskrim AKP Dany Sulistiono membenarkan penangkapan tersebut. “Kasus percobaan pencurian dengan kekerasan berhasil diungkap dan terduga pelaku saat ini telah menjalani proses hukum,” terangnya.

Peristiwa percobaan pencurian dengan kekerasan itu sendiri terjadi pada Jumat (17/11) malam sekitar pukul 21.30 Wita. Sebelum kejadian, pasangan suami istri Sihabudin dan Normah berangkat meninggalkan desanya menuju Martapura, Kabupaten Banjar. Rumahnya dititipkan kepada Budiah, sang ibunya, dan anak Sihabudin.

Budiah yang tidur-tiduran di ruang keluarga dikagetkan dengan adanya sosok orang yang berjalan melintas di ruang keluarga dari belakang dapur menuju ke ruang tamu. Semula, dia mengira orang tersebut adalah cucunya, lalu ditegur sambil mendatangi ke ruang tamu.

Di tengah kondisi mati lampu dan gelap, tiba-tiba Budiah langsung disekap mulutnya menggunakan tangan pelaku. Sebuah senjata tajam jenis sangkur sempat terayun mengenai pinggang sebelah kiri Budiah.

Merasa terluka, Budiah melakukan perlawanan dengan berusaha merebut senjata tajam di tangan pelaku. Berhasil. Setelah senjata tajam tersebut direbut, pelaku percobaan pencurian tersebut langsung melarikan diri melalui pintu depan rumah.

Atas perlawanan Budiah, tidak ada benda berharga milik pelapor yang hilang. Seusai kejadian tersebut, keluarga korban memberitahukan kepada Sihabudin atas peristiwa tersebut dan Sihabudin langsung pulang memastikan keadaan orang tuanya tersebut.

Budiah sendiri dilarikan ke RSUD Balangan untuk dilakukan perawatan atas luka yang dialaminya. Sehari kemudian, tepatnya pada Sabtu (18/11) sekitar pukul 16.00 Wita, melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Paringin guna dilakukan proses hukum.

Dari pemeriksaan di lokasi, berhasil ditemukan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis pisau/sangkur lipat merk AK-47 OCOP dengan gagang terbuat dari kayu warna coklat sepanjang 33 cm dan sepasang sandal jepit warna hijau yang diduga milik pelaku. Sialnya, identitas pelaku masih belum diketahui. (ik)

Tags: , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan