Sitename

Description your site...

Kelotok Tabrak Tongkang Di Pepas, Bapak dan Anak Hilang

Kelotok Tabrak Tongkang Di Pepas, Bapak dan Anak Hilang

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Kecelakaan lalu lintas (laka) air terjadi di Sungai Barito wilayah Desa Pepas, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Sebuah kelotok (perahu bermesin) menabrak tongkang perusahaan kayu PT Daya Sakti (DS), akibatnya dua penumpang hilang.

Peristiwa ini terjadi Kamis (7/12/2017), sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu,    Arsuni pengemudi kelotok membawa dua orang penumpang, Wahyu Joni Andean (34) dan anaknya yang berumur sekitar tiga tahun, warga RT 01, Desa Ruji, Kecamatan Montallat.

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kapolsek Montallat Ipda Tadik membenarkan terjadinya laka air di Desa Pepas. Kronologisnya, kelotok bergerak menuju ke arah hulu Sungai Barito melewati bagian depan tongkang KBU 55  yang sedang parkir di logpond PT DS.  Diduga pas melewati tongkang, mesin kelotok tiba-tiba macet dan tidak bisa segera diperbaiki. Di sinilah bahaya mengancam, karena kelotok terseret arus lalu menghantam bagian depan tongkang.

Rupanya tabrakan itu amat keras sehingga kelotok tenggelam, termasuk Wahyu Joni dan anaknya yang tidak sempat menyelamatkan diri. Sedangkan pengemudi kelotok Arsuni bergegas melompat dan berenang menyelamatkan diri ke tepi sungai. “Sampai saat ini masih dilakukan pencarian terhadap dua korban hilang oleh warga desa dan karyawan PT DS dengan menggunakan kelotok air dan alat seadanya. Pencarian difokuskan  di sekitar Tongkang KBU 55,” ujar Tadik kepada wartawan.

Tadik menambahkan, tongkang KBU 55 sudah sekitar 14 hari berada di logpond PT DS melakukan kegiatan memuat kayu. Setelah laka air itu terjadi, Polsek Montallat segera membentuk tim untuk memantau di TKP, membentuk tim kecil pencari korban hilang, melakukan koordinasi dengan Kapten Kapal BATARA VIII dan perusahaan PT. DS, serta memasang garis polisi (police line) terhadap tongkang KBU 55.

Guna mendapatkan gambaran dan petunjuk sejelas-jelasnya tentang kejadian di TKP, Polsek Montallat juga meminta keterangan dari dua orang saksi, yakni  Irwan (42) karyawan PT DS asal Palembang yang berada di kamp dan Salman (34) karyawan tug boat Batara VIII penarik tongkang KBU 55.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gazali Montallatua mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi tentang dua warga yang tenggelam di Kecamatan Montallat, karena laka air.(mki)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan